Maha besar Allah dalam segala firmanNYa :
Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu, melaikan Dia sendiri. Dan, neraka saqar itu tidak lain hanyalah peringatan bagi manusia. QS. AL MUDATSIR: 31.
Raja Namrud yang lalim dan serakah membawa pasukan 700 ribu prajurit yang berkendaraan kuda, berbaju besi, bertopi baja, dan semuanya membawa gada menantang Nabi Ibrahim As, "Hai Ibrahim, jika Tuhanmu mempunyai Malaikat, suruh Dia mengirimkan dan bertempur menghadapiku...!!"
Nabi Ibrahim As. bermunajat kepada Allah swt. "Ya Tuhanku, sesungguhnya Namrud dan pasukannya telah siap di atas kendaraan masing-masing. Ia menunggu pasukanMu, maka kirimkanlah tentara dari makhlukMu yang paling lemah, yaitu nyamuk untuk melawan mereka."
Nyamuk adalah binatang yang paling lemah. Seluruh binatang yang jika kenyang mereka masih tetap hidup. Lain halnya dengan makhluk Allah yang satu ini (nyamuk), yang bila kenyang malah mati.
Allah swt. mengeluarkan pasukan nyamuk, dari samudera hingga permukaan bumi dan angkasa dipenuhi mereka. "Duhai Tuhanku, apakah yang paduka perintahkan kepada kami,", tanya pasukan nyamuk.
"Hari ini Aku memberi kalian rizki berupa daging tentara Namrud", jawab Allah swt.
Paruh mereka dikuatkan oleh Allah sehingga mampu menembus baju besi dan memakan daging-daging pasukan Namrud, maka matilah semuanya.
"Tunggu.... jangan kamu membunuh Namrud sekarang setelah semua pendukung dan tentaranya telah mati dan ia telah kembali ke rumahnya..." instruksi Allah kepada pasukan nyamuk.
Nabi Ibrahim menggeleng-gelengkan kepala beliau karena melihat kejadian yang ganjil ini. Allah menanggapi beliau, "Wahai Ibrahim, demi keagungan dan kemuliaanku. Andaikan kau tidak memintaKu, niscaya Akupun akan mengirimkan tentara. Jika pasukan Namrud berjumlah seratus, maka mereka tidak akan mampu melawan seekor nyamuk."
Allah mengutus seekor nyamuk agar berkeliling di sekitar rumah Namrud selama tiga hari sebagai peringatan untuknya. Allah swt. berfirman "Hai Namrud, hentikan kemaksiatan dan kekafiranmu. Kami tidak akan menyiksamu dengan seketika jika kau bertaubat dan berbuat kebajikan." Namun Namrud yang lalim tidak mau bertaubat juga, maka seekor nyamuk yang telah menunggu memakan otaknya selama 40 hari, kemudian dia mati di hari rabu..
Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu, melaikan Dia sendiri. Dan, neraka saqar itu tidak lain hanyalah peringatan bagi manusia. QS. AL MUDATSIR: 31.
Raja Namrud yang lalim dan serakah membawa pasukan 700 ribu prajurit yang berkendaraan kuda, berbaju besi, bertopi baja, dan semuanya membawa gada menantang Nabi Ibrahim As, "Hai Ibrahim, jika Tuhanmu mempunyai Malaikat, suruh Dia mengirimkan dan bertempur menghadapiku...!!"
Nabi Ibrahim As. bermunajat kepada Allah swt. "Ya Tuhanku, sesungguhnya Namrud dan pasukannya telah siap di atas kendaraan masing-masing. Ia menunggu pasukanMu, maka kirimkanlah tentara dari makhlukMu yang paling lemah, yaitu nyamuk untuk melawan mereka."
Nyamuk adalah binatang yang paling lemah. Seluruh binatang yang jika kenyang mereka masih tetap hidup. Lain halnya dengan makhluk Allah yang satu ini (nyamuk), yang bila kenyang malah mati.
Allah swt. mengeluarkan pasukan nyamuk, dari samudera hingga permukaan bumi dan angkasa dipenuhi mereka. "Duhai Tuhanku, apakah yang paduka perintahkan kepada kami,", tanya pasukan nyamuk.
"Hari ini Aku memberi kalian rizki berupa daging tentara Namrud", jawab Allah swt.
Paruh mereka dikuatkan oleh Allah sehingga mampu menembus baju besi dan memakan daging-daging pasukan Namrud, maka matilah semuanya.
"Tunggu.... jangan kamu membunuh Namrud sekarang setelah semua pendukung dan tentaranya telah mati dan ia telah kembali ke rumahnya..." instruksi Allah kepada pasukan nyamuk.
Nabi Ibrahim menggeleng-gelengkan kepala beliau karena melihat kejadian yang ganjil ini. Allah menanggapi beliau, "Wahai Ibrahim, demi keagungan dan kemuliaanku. Andaikan kau tidak memintaKu, niscaya Akupun akan mengirimkan tentara. Jika pasukan Namrud berjumlah seratus, maka mereka tidak akan mampu melawan seekor nyamuk."
Allah mengutus seekor nyamuk agar berkeliling di sekitar rumah Namrud selama tiga hari sebagai peringatan untuknya. Allah swt. berfirman "Hai Namrud, hentikan kemaksiatan dan kekafiranmu. Kami tidak akan menyiksamu dengan seketika jika kau bertaubat dan berbuat kebajikan." Namun Namrud yang lalim tidak mau bertaubat juga, maka seekor nyamuk yang telah menunggu memakan otaknya selama 40 hari, kemudian dia mati di hari rabu..

0 komentar:
Posting Komentar